Ini Rahasia Google Memilih Karyawan Baru
WartaOnline - Salah satu perusahaan terbesar di dunia saat ini, yang bergerak dibidang IT, yakni Google Inc. Sudah memiliki karyawan yang jumlahnya mencapai 55.000 orang di seluruh dunia.
Android 5.0 Baru DIrilis, Versi 5.1 Sudah Hadir Juga
WartaOnline - Hanya berselang beberapa bulan saja, sesudah OS Android versi 5.0 Lollipop dipublikasikan untuk semua varian Nexus, ternyata ada OS Android versi 5.1 Lollipop yang sudah siap dirilis.
Wow, Bus Ini Menggunakan Tenaga Kotoran Manusia
WartaOnline - Disaat orang-orang di dunia ini semakin terdesak akan kebutuhan energi alternatif. Maka semakin membuat orang-orang melakukan penelitian guna menemukan energi baru yang pastinya lebih ramah lingkungan.
Diputus pacar? Ini Tips Kembalikan Percaya Diri Kamu
WartaOnline - Seseorang jika diputus oleh sang pacar bikin percaya diri menjadi turun? Tapi santai, karena bukan cuma Anda yang pernah merasakan hal seperti itu. Karena ada banyak orang di luar sana yang juga mengalami kejadian yang tidak mengenakkan tersebut.
Inilah 6 Efek Pada Fisik, Akibat Kurang Tidur
WartaOnline - Memang benar hampir seperempat orang di dunia ini yang tidur kurang dari 6 jam setiap malam, lalu diketahui menderita berbagai penyakit seperti pembuluh darah sampai jantung.
Depak Meulensteen, Fulham Tunjuk Magath
Mou:Mungkin Jual Lukaku, Courtois, Thorgan & Piazon
Beberapa pemain Chelsea memang sedang dipinjamkan ke luar Inggris musim ini, namun Chelsea berencana akan menjual beberapa bintang muda mereka di musim depan.
Pemain seperti Romelu Lukaki, Thibaut Courtois, Thorgan Hazard, dan Lucas Piazon sendiri telah bersinar di klub yang meminjamnya, tapi Mourinho mengatakan tak semuanya akan kembali ke Chelsea.
"Chelsea melakukan investasi besar di masa lalu dan kami juga dikritik karena melakukannya secara berlebihan, tapi zaman berubah," ujar eks pelatih Real Madrid ini pada konferensi pers.
"Kami harus mengorganisasi klub kami dengan cara baru. Sebelum saya [datang], Chelsea sukses mendatangkan Lukaku, De Bruyne, Courtois, Hazard muda, dan Piazon."
"Tidak semua dari mereka akan berkarir di Chelsea, tapi semuanya penting untuk menjaga stabilitas keuangan klub ini. Chelsea telah melakukannya dengan baik dan mungkin mulai melakukannya sebelum klub lain kepikiran," tandas The Special One.
Wenger: Chelsea Hanyalah Kuda Kecil EPL
SuperBola - Wenger, yakin manajer Chelsea, Jose Mourinho, sebetulnya merasa takut timnya gagal meraih gelar juara Liga Primer Inggris. Pernyataan ini dilontarkan manajer Arsenal itu, menyusul ucapan Mourinho yang menyebut The Blues sebagai kuda kecil dalam persaingan gelar juara EPL, meski saat ini Chelsea berada di puncak klasemen sementara.
“Itu adalah ketakutan untuk gagal. Persaingan sangat terbuka, dan hanya Chelsea yang dapat kehilangan karena mereka berada di depan, dan semua tim lain dapat memenangkannya,” ujar Wenger, seperti dikutip Goal.com, Jumat (14/2/2014).
“Jika Anda tidak berada di persaingan, Anda tidak bisa kehilangan. Jika Anda menegaskan tidak dalam persaingan, Anda tidak bisa kalah, sesederhana itu.”
“Saya pikir itu adalah pekerjaan kami untuk menjadi ambisius dan berusaha untuk juara. Jika kami tidak menang, kami harus mengambil tanggung jawab penuh untuk itu.”
Sebelumnya, Mourinho sempat melontarkan psy war kepada pesaingnya itu. Kali ini dia menyebut Arsenal sebagai tim paling berpeluang meraih gelar juara.
“Arsenal adalah klub yang paling dekat dengan gelar juara,” kata Mourinho.
Mou menyebutkan The Gunners telah bersama-sama membangun klub sejak lama dan menciptakan suatu keharmonisan tim yang baik. “Pemain dan manajer Arsenal sudah bekerja sama selama bertahun-tahun. Para pemain pun sudah mulai nampak dewasa,” ujarnya.
Liverpool Berstatus "AWAS!" Hadapi Arsenal
Kedua klub (Arsenal dan Liverpool) akan bersua kembali setelah belum genap sepekan lalu Arsenal dirajam The Reds 1-5 di Anfield. Namun Szczesny meyakini timnya bakal bisa membalas kekalahan pedih itu di Emirates Stadium akhir pekan ini.
Saat ditanya apakah The Gunnersl siap membuktikan diri bahwa mereka kandidat kuat di turnamen Champion ini, kiper muda Polandia itu mengatakan dengan tegas, "Ya. Kami dalam posisi yang sanga bagus dan sudah memainkan beberapa laga penting di turnamen ini. Kami percaya diri." Katanya.
Ia menambahkan, "Kami kebobolan lima gol Sabtu itu tapi rekor defensif kami selama beberapa tahun terakhir begitu apik. Anda tak bisa katakan itu adalah Arsenal yang sesungguhnya di Anfield, Anda harus menilai kami dalam periode yang lebih panjang. Anda lihat lawan Manchester United, kami tak kebobolan lawan tim top dengan striker fantastis."
Szczesny juga bersyukur kans revans atas skuat Brendan Rodgers datang tak terlalu lama. "Mereka garang dalam menyerang, kami sedikit lemah dalam bertahan dan kami pun dihukum karenanya. Tapi saya yakin itu sudah usai. Kami ingin bangkit secepatnya, kami akan berusaha sebaik mungkin untuk menang," pungkasnya.
Wenger : Tak Seharusnya Kita Draw Dari The Red Devil
The Gunners gagal memanfaatkan kesempatan untuk mengambil kembali tahtanya di puncak klasemen inggris sementara atas hasil imbang ini. Mereka tertahan imbang tanpa gol oleh The Red Devils.
Hasil ini menjadikan hasil kedua berturut-turut yang kurang maksimal usai dibantai oleh Liverpool pada akhir pekan lalu. Wenger mengaku tim nya merasa sangat kecewa, namun ia senang dengan timnya yang menunjukan perkembangan di lini pertahanan.
“Saya rasa secara keseluruhan pertandingan seharusnya kami bisa menang, tapi pertandingan ini, terlalu sedikit peluang gol yang muncul,” ujar Wenger kepada BT Sport.
“Fokus kami terhadap pertahanan terlalu tinggi karena kami telah kecolongan banyak sekali gol pada hari Sabtu dan begitu juga mereka terlalu fokus dalam pertahanan.”
“Tapi seharusnya skor bisa berakhir 1-0 setidaknya.”
“Kami memiliki dua hingga tiga peluang di babak kedua dari umpan dimana Giroud tidak dapat mendapatkannya.”
“Sangat penting untuk tidak kalah dalam laga itu.”
Liverpool Optimis Menang Hadapi The Gunners
Usai menang telak 5-1 di kandang pada ajang Liga Inggris lima hari lagi, Liverpool kembali akan menghadapi Arsenal. Kali ini giliran 'Si Merah' yang bertandang ke stadion Emirates Stadium, Minggu (16/2/2014) malam.
Tak hanya berbekal kemenangan besar ,di pertemuan yang lalu, tim asuhan Brendan Rodgers punya keuntungan karena Arsenal harus membagi fokus ke Liga Champions Eropa lima hari nanti. Usai Liverpool, tim London utara itu akan menjamu Bayern Munich ,pada Kamis (20/2/2014) dinihari WIB.
Sementara anak-anak Merseyside bisa menurunkan kekuatan terbaiknya, mengingat mereka baru akan bermain lagi akhir pekan depan. Kenyataan ini disadari benar Rodgers, yang bertekad membawa 'Si Merah' juara League Primer Inggrs tahun ini.
"Kami ingin memenangi Piala FA. Itulah tujuan kami. Kami tidak punya laga tengah pekan, (setelah menghadapi Arsenal) jadi kami bisa tampil sekuat yang kami inginkan(Menang)," katanya di situs resmi klub 'Si Merah'.
"Hal ini mungkin berbeda untuk Arsenal, yang harus menghadapi laga besar di Liga Champions Eropa tahun ini setelah melawan kami, jadi mereka mungkin harus menatap partai nanti dengan berbeda. Sementara kami tidak perlu mengistirahatkan siapapun," lanjutnya.
"Kami ingin pergi ke Wembley, bukan untuk semifinal Liga tapi untuk final. Jika kami berada di sana untuk menjalani final, maka itu memberikan kami kesempatan untuk memenanginya," demikian manajer asal Irlandia utara ini.
Jika berhasil melewati Arsenal, maka peluang Liverpool bakal makin membesar mengingat lawan-lawan yang tangguh tersisa relatif sedikit. Dengan Manchester City dan Chelsea saling berhadapan di babak kelima ini, salah satu dari mereka jelas tersingkir. Sementara tim-tim besar lain yang terbilang bakal menyulitkan 'hanya' Everton dan Southampton.
Persib Punya Supporter Baru
Lalu bagaimana dengan kultur skinhead dan hooliganisme? Banyak orang yang mengidentikan casuals dengan kultur skinhead dan hooligan, kultur casuals memiliki keterkaitan dengan kultur skinhead, karena pada awal kemunculannya kultur ini kaum skinhead lah yang memilih berpakaian tanpa warna klub di stadion, mereka memilih menggunakan boots martens dan perry kebanggaan mereka di tribun namun pada saat itu otoritas disana mengidentikan skinhead dengan perusuh sepakbola. hingga ada penitipan paksa boots sebelum masuk ke tribun stadion, karena tahu sendiri akibatnya jika sol Martens mendarat di wajah. Sehingga penampilan sporty ala petenis kondang saat itu menjadi pilihan cerdas, casuals sendiri menyatukan banyak subkultur dalam kultur sepakbola. Berbagai genre musik dari post punk, oi!, new wave, hardcore hingga britpop identik dengan kultur Casuals.
Lalu apa hubungannya dengan hooliganisme? Hmmmà sebenarnya saya menghindari term hooligan dalam bahasan ini, karena hooligan adalah term yang diciptakan media untuk perilaku yang buruk dalam kultur pendukung sepakbola seperti perkelahian antar pendukung sepakbola, pengrusakan fasilitas umum, dll., beberapa Casuals memang mempraktikan hooliganisme dalam aktivitasnya, oleh karena itu saya sangat menghindari term hooligan di ranah ini.
Kultur Casuals masuk ke ranah budaya pop saat sineas tertarik untuk mengangkatnya pada layar lebar, sebt saja The Firm 1984, I.D, Cass, The Rise of Footsoldier, Green Street I & II, Football Factory, Awaydays dan The Firm 2009 dan beberapa judul lainnya. Diantara banyak film tersebut, menurut saya The Firm dan Awaydays lah yang paling mendekati kultur Casuals, dimana unsur
fesyen sebagai bagian dari kultur Casuals sangat ditonjolkan oleh sang pembuat film.
FCC as local casuals
Lalu apa itu FCC? FCC merupakan kependekan dari Flowers City Casuals, yang maknanya kurang lebih sebagai Casuals dari Kota Bandung, berawal dari kesukaan akan budaya inggris, hoby bergaya dengan brand eropa dan kecintaan pada Persib Bandung, sekitar tahun 2005 berdirilah FCC. Berbeda dengan klub penggemar Persib Bandung lainnya, FCC tidak memiliki struktur organisasi dan keanggotaan formal.
Dimanakah FCC bisa ditemui? Oya, kami selalu berada di sisi utara Stadion Siliwangi di setiap laga tandang, jangan berharap mendapatkan koreografi yang indah disini, apa lagi berharap bisa bernyanyi bersama chants ôUwa û Eweö atau ô******Bonek sama Sajaö, karena kami tidak seperti itu, kami berbeda dengan pendukung militan dari bagian timur pulau jawa tersebut, tak ada panglima, tak ada koreografi, mungkin hanya flare terbakar, chants dan caci-maki terhadap klub lawan yang akan didapatkan disini.
Diluar tribun, kami bisa ditemui pada waktu-waktu tertentu, seringkali pada siaran langsung laga tandang Persib Bandung ataupun bigmatch Premier League berlangsung, di kedai seputaran kota Bandung yang menjual bir dengan harga yang tidak terlalu mahal dan menyiarkan tayangan langsung sepakbola, selain PERSIB, obrolan tentang items casuals pun menjadi perbincangan seru diantara kami, info tentang lapak Trainers Adidas Originals ataupun secondhand jaket Sergio Tacchini, Fila, Slazenger menjadi tema penting. beberapa diantara kami adalah penganut taat paham Straight Edge, dan kami respek dengan itu semua.
Ada hal-hal yang sangat dibenci oleh FCC di tribun Stadion, memakai jersey atau merchandise klub yang tidak ada hubungannya dengan pertandingan saat itu, apalagi ditambah dengan tidak menggunakan alas kaki (karena kami menganggap setiap laga Persib adalah seremonial suci yang harus sangat dihargai, bayangkan saja kamu datang ke pesta perkawinan tanpa alas kaki) dan menyanyikan lagu persahabatan antara dua grup pendukung sepakbola dengan embel-embel ôSatu Hatiö WTF! Dan satu lagi, membawa gitar ukulele di tribun, Tai Suci! (maksudnya Holyshit) Apa lagi itu! siapapun bisa menjadi bagian FCC, tentunya mencintai Persib dan kultur Casuals. Bersikap Casuals dan mari bergabung bersama kami disini, di tribun utara!
.jpg.jpg)

.jpg)















